Cerita Sisi Lain Taman Pemakaman Umum Blender Kebon Pedes

Posted on

Di benak sebagian orang mungkin bila mendengar kata kuburan bisa bikin merinding ataupun ketakutan. Namun, meskipun sebagai tempat dikuburnya orang yang sudah meninggal kuburan bukanlah tempat yang harus ditakuti. Memang kuburan identik dengan tempat yang sepi dan hanya ramai ketika ada orang yang meninggal atau berziarah juga ada kalanya mendapat stigma negatif sebagai tempat pacaran namun hal itu tidak menjadi alasan untuk berhenti sejenak di salah satu pekuburan yang cukup kesohor di kota bogor.

Komplek makam yang terletak di daerah pemukiman padat kebon pedes ini dikelola oleh pemerintah kota bogor. Seiring dengan perkembangan zaman, kawasan di sekitar tpu semakin padat pun termasuk di dalam kawasan pekuburannya sendiri juga penuh. Lahan untuk makam baru semakin sedikit sehingga image pemakaman itu menyeramkan saat ini sudah tidak relevan karena jangankan pemukiman manusia di sekitarnya yang padat tapi pemukiman orang yang sudah meninggal disini pun juga berdesakan dan hal itu yang membuat cerita ini menjadi sedih.

Setelah kita memahami cerita sedih diatas, daripada berlarut menatapi kesedihan penulis akan membahas sisi lain dari tpu blender. Bukan sekedar bercerita ramainya para peziarah ketika musim mau lebaran atau adanya artis yang dimakamkan di tempat ini. Tetapi lebih kepada membahas kegiatan positif lain yang bisa dilakukan di lokasi ini.

Untuk mengakses lokasi makam bondes sebenarnya tidak sulit. Hanya saja memang untuk anda yang menggunakan transportasi massal macam angkot maka harus berjalan sedikit setelah turun dari angkot dikarenakan tidak ada angkot yang melewati kawasan ini. Rute angkot terdekat dari tpu blender diantaranya yaitu pasar anyar – pondok rumput/kebon pedes, pasar anyar – bojong gede. Adapun rute angkot pasar anyar bisa naik dari pasar anyar lalu turun sampai tujuan akhir mentok di pondok rumput/kebon pedes. Dikarenakan rute akhirnya masuk pemukiman yang tidak jelas tempat pemberhentian akhirnya ada baiknya anda bicara dengan supirnya bahwa anda mau ke kuburan blender nanti akan diantarkan sampai lokasi terdekat (biasanya diantarkan sampai pertigaan ke arah tpu blender dan ke arah pertigaan rel kebon pedes).

Jika menggunakan angkot pasar anyar – bojong gede cukup berhenti di pertigaan tidak jauh dari sd negeri kebon pedes (biasa disebut gang pacilong). Dari pertigaan tersebut cukup menyusuri jalan samping kali sampai pertigaan yang ada jembatannya ke arah kiri dan sudah sampailah anda di tempat tersebut.

Paling mantap lagi kalau bawa kendaraan seperti mobil/motor karena anda bisa memarkirkan kendaraan anda di tempat parkir yang menurut saya cukup luas.

Lokasi ini cukup sepi tidak terlalu ramai dan ada lahan parkir yang cukup luas cocok untuk berolahraga pagi karena hawa udaranya masih cenderung sejuk disebabkan pepohonan rindang yang tumbuh di sekitar makam.

Banyak warga sekitar yang memanfaatkan tpu blender sebagai tempat untuk berkumpul, berolahraga, berekreasi, maupun bersosialisasi. Fasilitas yang disediakan cukup baik seperti ada beberapa tempat duduk juga warung kecil disana.

Pada hari-hari tertentu pemakaman blender digunakan sebagai tempat ajang perlombaan komunitas pecinta burung. Nah, bila anda menyukai dunia per”burung”an tidak ada salahnya untuk datang ke tempat ini bila acara tersebut diadakan.

Di seberang tempat parkir kuburan blender terdapat lapangan kosong yang biasa digunakan oleh anak-anak ssb untuk bermain (atau berlatih) sepak bola outdoor juga pondok serbaguna yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk sekedar nongkrong ataupun mengadakan acara sosial.

Sebetulnya jalan komplek tpu blender merupakan akses vital yang menghubungkan cimanggu dengan pondok rumput. Jalan ini sering digunakan sebagai jalan pintas antara kedua daerah tersebut dikarenakan jalan raya utama kebon pedes yang terkenal sangat padat pada jam pergi dan pulang anak sekolah.

Jadi bila anda yang dari daerah tengah bogor seperti air mancur  ingin pergi ke daerah jalan baru soleh iskandar atau sebaliknya bisa melewati pondok rumput lewat blender tembus ke jalan baru via cimanggu kaum.

Di tempat ini anda juga bisa bersantai sambil menikmati pemandangan kali yang airnya berwarna coklat. Jarang ada taman di kota bogor dengan pemandangan sungai. Tentunya anda bisa mendengar suara arus air yang membuat relaksasi pikiran.

Bila anda menyangka bahwa kalimat memancing ikan di air keruh merupakan pepatah, maka kalimat itu bisa jadi benar adanya alias sebuah realita dikarenakan ada saja orang yang memancing di sungai tersebut. Penulis pun bingung dibuatnya karena biarpun mereka mendapatkan ikan apa mereka tega mengkonsumsi atau menjual ikan yang hidup di sungai kotor bersampah tersebut.

Jadi kalau anda orang bogor yang tinggal di sekitar daerah tersebut ataupun orang bsd (bogor sonoan dikit) yang lokasinya cukup jauh dari kebon pedes dan ingin coba berwisata sambil mengingat kematian bisa datang ke tpu blender.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *