Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia atau Museum Etnobotani

Posted on

Munasain (Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia) atau dulunya adalah Museum etnobotani adalah tempat menyimpan berbagai macam peralatan dari seluruh penjuru bangsa. Peralatan yang disimpan disana bukan peralatan sembarangan. Melainkan peralatan yang terbuat dari berbagai macam tumbuhan. Etnobotani memang terdengan seperti istilah cabang keilmuan yang masih belum dipahami oleh banyak orang. Singkatnya, etnobotani adalah ilmu yang mempelajari relasi antara suatu suku dengan tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarnya.

Cabang ilmu etnobotani termasuk dalam ilmu biologi spesialis tanaman. Namun tidak seperti pembelajaran biologi pada umumnya yang fokus pada tanaman saja, tetapi juga mempelajari hubungan antara manusia dengan tanaman itu sendiri.

Peralatan yang disimpan di museum ini berupa artefak peninggalan nenek moyang jaman dahulu yang sudah sangat sulit ditemukan di jaman moderen seperti saat ini.

Dimana Tepatnya Lokasi Museum Etnobotani?

Lokasi museum yang digagas sejak tahun 1962 ini berada di Kota Bogor, tepatnya di Jalan Juanda Nomor 22-24. Letaknya tidak terlalu jauh dengan lokasi Istana Bogor. Tempat ini dahulunya beroperasi bersamaan dengan Herbarium Bogoriense. Oleh karena jenis spesimen tanaman yang semakin banyak, Herbarium Bogoriense dipindah ke daerah Cibinong. Hingga pada saat ini Museum pertanian di bogor ini memiliki gedung sendiri. Namun plang yang berada di pintu masuk belum diganti.

Apa Saja Yang Bisa Dilihat Di Etnobotani Bogor?

Disana pengunjung akan disuguhkan beberapa koleksi artefak nenek moyang dari masing-masing suku di Indonesia. Tidak sembarang artefak yang bisa masuk ke dalam koleksi museum. Koleksi yang menjadi incaran yaitu artefak yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan. Selain itu, pengunjung juga bisa melihat diorama dengan masing-masing tema. Terdapat banyak sekali koleksi berbagai macam peralatan yang saat ini sudah jarang bahkan tidak pernah digunakan lagi.

Bagaimana Gambaran Diorama Di Museum Sejarah Alam?

Diorama adalah miniatur tiga dimensi yang dibuat untuk menggambarkan suatu kejadian. Pada diorama yang berada di museum etnobotani, ada beberapa adegan yang menunjukan manfaat tumbuhan sebagai bahan baku pembuatan artefak. Misalnya di dalam diorama terdapat daun pandan, maka akan di ilustrasikan bagaimana daun tersebut akan dibuat menjadi tikar, topi, pakaian, dan benda-benda peralatan lain yang saat itu sangat berguna.

Berapa Tiket Masuk Museum Etnobotani?

Tike masuk pengunjung untuk menjelajahi seluruh penjuru museum ini hanya dipatok dengan harga Rp. 5000,00 per orang. Harga tersebut jelas sangat murah apalagi untuk lokasi yang berada di wilayah perkotaan. Namun sayangnya meskipun harganya murah dan memiliki segudang manfaat, sangat jarang pengunjung yang mendatangi museum ini. Hampir setiap orang lebih memilih berkunjung ke pusat perbelanjaan moderen.

Manfaat Apa Yang Bisa Di Dapatkan Saat Berkunjung Ke Museum?

Museum adalah tempat wisata sekaligus tempat edukasi yang bisa dinikmati oleh semua orang. Tempat ini sangat bagus untuk dikunjungi karena selain bsia menambah wawasan, juga tidak memerlukan banyak biaya. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa di dapatkan saat mengunjungi museum, khususnya museum tumbuhan yang ada di Bogor ini.

  1. Manfaat Tidak Terbatas Pada Usia

Siapapun boleh mengunjungi museum terlepas ia tua ataupun muda, sudah lulus sekolah atau bahkan anak kecil sekalipun. Ketika mengunjungi museum, sangat besar kemungkinannya bahwa setiap wawasan dan pengetahuan pengunjung akan bertambah. Semua museum boleh dikunjungi tanpa memandang batas usia, gender, dan tingkat pendidikan. Hal ini tentu berlaku juga untuk Museum etnobotani di Bogor.

Jika semula pengunjung tidak mengetahui informasi seputar hubungan antara manusia dengan tumbuhan, sepulang dari museum pengetahuan akan sedikit bertambah. Pada museum tumbuhan ini setidaknya pengunjung dapat memperoleh beberapa tambahan ilmu pengetahuan. Diantaranya seperti sejarah suku-suku dan artefak, belajar tentang tumbuh-tumbuhan dari berbagai suku di Indonesia, bahkan akan menjadi kenangan bagi orang tua yang pada masa kecilnya masih menggunakan artefak yang ada di museum.

  • Bahan Referensi Visual Bagi Siswa

Mengunjungi museum memang memiliki segudang manfaat, terutama bagi anak usia sekolah. Ketika berkunjung ke museum, setiap siswa akan mengalami metode pembelajaran yang berbeda. Jika di kelas hanya belajar sebatas teori dan gambar dari buku, maka di museum bisa melihat langsung dalam bentuk awetannya. Dengan demikian, referensi belajar siswa menjadi semakin banyak karena melihat langsung apa yang telah dipelajari.

Hal ini tentu akan berbeda jika siswa hanya belajar di kelas melalui gambar-gambar di buku dan internet. Hasilnya tidak akan sama serta sulit di ingat dalam memori. Internet memang menyediakan berbagai macam informasi yang dibutuhkan, namun ketika terjun langsung ke lapangan akan memiliki kesan yang lebih. Siswa akan diberikan kesempatan untuk melakukan eksplorasi segala informasi yang diinginkan secara langsung.

  • Bisa Mendapatkan Sudut Pandang Yang Lebih Luas

Ketika seseorang hanya mengandalkan satu bahan pembelajaran atau informasi, maka sudut pandang yang dihasilkan bisa dipastikan akan mengarah ke sumber informasi tersebut. Berbeda ketika mendapatkan informasi dari berbagai referensi, pasti poin-poin penting yang didapatkan akan beragam dan lebih banyak. Dengan demikian pengetahuan dan sudut pandang akan lebih objektif.

Sama halnya dengan kunjungan museum. Tempat menyimpan benda-benda langka ini bisa dijadikan sebagai salah satu bahan referensi informasi dan pembelajaran. Contoh singkatnya, jika kita telah mengetahui sedikit informasi mengenai artefak purbakala yang terbuat dari tumbuhan di kelas, ada baiknya jika mengunjungi museumnya secara langsung. Dengan demikian, teori dan keadaan lapangan bisa berjalan beriringan sehingga bisa menambah wawasan dan pengetahuan.

  • Memancing Imajinasi Pada Anak

Ketika anak-anak dibawa berkunjung ke museum, tentu imajinasinya akan semakin terasah. Anak-anak cenderung bisa mengeksplor lebih jauh benda-benda yang dilihatnya. Selain itu, banyaknya deretan benda yang jarang ditemukan di kehidupan sehari-hari juga bisa memancing rasa ingin tahu pada anak. Membawa anak berlibur ke museum bisa membawa banyak manfaat dan menambah pengetahuan baik bagi anak sendiri maupun orang tua.

  • Melatih Sosialisasi Dengan Banyak Orang

Sama seperti museum lainnya, museum yang terletak di depan istana bogor ini di hari-hari tertentu memiliki banyak pengunjung. Momen ini bisa dimanfaatkan orang tua sebagai sarana belajar anak untuk berkomunikasi serta sosialisasi dengan orang lain. Hal ini sangat bagus dilakukan karena belajar berkomunikasi sejak dini dengan orang banyak bisa melatih kepercayaan diri pada anak. Selain itu untuk menghilangkan rasa sungkan dan enggan bertemu dengan orang lain.

  • Memperkuat Rasa Nasionalisme

Rasa nasionalisme sangat penting untuk dijaga. Nasionalisme dalam diri seseorang bisa dibentuk dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengunjungi museum. Di Indonesia banyak sekali museum dengan berbagai koleksi yang ditampilkan. Museum pertanian bisa dijadikan sebagai salah satu cara menumbuhkan rasa nasionalisme. Pengunjung dapat menyadari bahwa kekayaan Indonesia cukup banyak yang hampir punah, amat disayangkan jika tidak dijaga dengan baik.

Museum etnobotani Bogor atau munasain bisa dikunjungi oleh siapapun. Museum ini setiap hari Senin sampai Jumat buka pukul 09.00 hingga 16.00. Sedangkan untuk weekend buka mulai pukul 09.00 sampai pukul 14.00.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *