Misteri Hutan Cifor Situgede

Posted on

Berlokasi di jalan cifor kelurahan bubulak, hutan penelitian dramaga atau dikenal oleh masyarakat dengan nama cifor ternyata memiliki banyak mitos juga misteri mulai dari adanya mahluk tak kasat mata hingga keberadaan kereta kencana sering melintas dari area perkampungan menuju hutan. Kehadiran kereta kencana itu ditandai dengan suara lonceng yang mampu membuat merinding orang yang mendengarnya.

Beragam mitos dan misteri yang menyelimuti hutan cifor membuat banyak orang pintar penasaran untuk langsung melihat kondisi hutan seluas 60 hektar tersebut. Salah satu budayawan spiritual sekitar yaitu sumpena laksana dalam acara silet edisi hutan cifor bogor memberikan info titik titik mana saja di daerah hutan cifor yang kerap terdapat kemunculan mahluk gaib seperti lokasi rumah tua di dalam areal hutan yang konon dihuni makhluk astral berwujud wanita berbaju merah.

Menurut sumpena laksana, di hutan ini banyak hal-hal yang mungkin sangat astral salah satunya di rumah humpus dimana terjadi banyak keanehan yang secara nalar lahir karena orang ketika melewati tempat tersebut pada malam hari mungkin bisa melihat hal yang diluar dugaan. Disini banyak hal yang tidak terlihat secara kasat mata yang menghalangi orang untuk masuk ke dalam rumah ini sehingga dibiarkan ambruk terbengkalai.

Penampakan Wanita Berbaju Merah

Di tempat ini sering terlihat penampakan perempuan berbaju merah melewati jalan yang sering digunakan oleh masyarakat pada malam hari. Menurut efendi sebagai petugas kehutanan di wilayah ini mengatakan dulu pernah ada orang yang mengejar wanita tersebut menggunakan kendaraan dari pagi sampai malam namun tidak ketemu. Benk Chandra yang merupakan pemain sinetron yang pernah syuting disana menceritakan bahwa ada kejadian mengerikan ketika sedang syuting seperti sutradara meninggal akibat kecelakaan sehingga jika mitosnya memang tempat itu angker karena yang namanya hutan sudah pasti ada penghuninya.

Namun dibalik mitos dan misteri yang menyelimutinya, Hutan penelitian dramaga cifor berbeda dengan hutan lainnya yang terletak di bogor seperti hotan kota ahmad yani atau kebun raya bogor. Hutan cifor sengaja dibuat pada tahun 1996 dengan tujuan sebagai hutan kota yang berisi beragam jenis pepohonan serta sebagai tempat penelitian terhadap keberagaman berbagai jenis tumbuhan yang ada di nusantara dan seiring berjalannya waktu keberadaan pohon tua dengan ukuran besar juga kondisi lingkungan yang gelap gulita ketika malam hari akhirnya memunculkan beragam cerita mistis terkait keberadaan hutan tersebut.

Sejarawan kris budiarjo mengatakan cifor sebetulnya tempat penelitian center of international forestry research yang merupakan riset internasional dimulai tahun 1995-an sebagai hutan untuk penelitian internasional tapi keberadaan hutan itu sebenarnya sudah lama sekali ada di kawasan bogor. Dulunya orang sekitar sering menyebut tempat ini dengan hutan dramaga atau hutan situgede. Banyak cerita mitos mengenai keangkeran hutan tersebut meski saat ini sudah berkembang menjadi tempat wisata alam di bogor.

Petugas kehutanan cifor efendi menjelaskan sejarah di daerah ini mungkin dulu banyak kerajaan. Pada waktu zaman penjajahan, hutan cifor kerap digunakan sebagai tempat berlindung pribumi dari serangan para penjajah. Menurut beliau, penampakan hal gaib yang sering terlihat adalah sering kereta kencana melintas. Dengan luas sekitar 60 hektar pada waktu hari libur sering banyak pengunjung untuk berwisata di hutan cifor tersebut.

Mitos Kereta Kencana Cifor

Mitos selanjutnya yang cukup terkenal di hutan cifor adalah keberadaan sebuah kereta kencana yang sering melintas dari perkampungan menuju ke hutan. Konon kehadiran kereta kencana tersebut ditandai dengan suara loncen yang bisa membuat orang merinding. Kabarnya sejumlah warga sering melihat langsung wujud kereta kencana yang dinaiki oleh sosok puteri keraton namun kereta kencana ini kemudian lenyap ketika masuk ke hutan. Adapun kereta kencana tersebut secara metafisika masuk ke dalam salah satu area pepohonan. Kereta kencana ini seperti delman biasa namun menggunakan dua kuda dan dihias ala keraton dengan tambahan lonceng. Suara alunan lonceng dari delman ini kerap mengganggu warga sekitar bahkan dulu pada malam hari setelah isya sering terdengar sampai ke rumah warga sekitar suara gamelan yang jika didengarkan terdengar jauh namun jika tidak didengarkan terdengar dekat.

Lokasi Makam Misterius

Saat malam tiba keadaan hutan cifor memiliki suasana yang berbeda. Kondisi yang gelap serta adanya pepohonan tua seakan menjulang tinggi ke angkasa makin menambah aura mistis di area tersebut. Belum lagi keberadaan makam misterius yang berada dibawah sebuah pohon tua yang katanya sering terlihat sosok perempuan tua berbaju kebaya biru. Adapun makam tersebut merupakan makam seorang warga yang tertimpa pohon sampai meninggal.

Menurut artis julian kunto bahwa perkampungan yang notabene orangnya masih percaya pada takhayul dan hal klenik dengan kemungkinan mahluk astral di daerah tersebut memang ada ditambah lagi hutan yang tempatnya sepi dan lembab sehingga memunculkan cerita – cerita tersebut.

Cerita Buaya Siluman

Masih di kawasan hutan cifor terdapat suatu danau bernama situgede yang menurut cerita warga di danau ini kerap muncul sosok buaya misterius menjelang malam. Pinggiran danau situgede yang masuk ke dalam hutan litbang cifor terdapat poponcol yang merupakan tempat penampungan air dari hutan ke danau sekaligus mata air yang mengalirkan air ke situgede, setu burung, dan setu panjang carangbulang.

Menurut warga sekitar ada cerita pernah sekelompok pelajar yang sedang melakukan kegiatan reuni yang salah satunya adalah pelajar wanita duduk di atas batu sekitar pinggiran tersebut melihat sosok buaya yang muncul karena merasa tersaingi dengan kecantikan pelajar tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *