Sejarah Kawasan Kuliner di Kota Bogor

Posted on

Makan bareng keluarga pada akhir pekan merupakan jadwal rutin rata-rata keluarga disini. Jika tempat makan pilihan sekitar jakarta mulai bosan, coba saja datang ke bogor dengna jarak sekitar 60 km dari ibukota atau jika bawa mobil lewat tol jagorawi cukup dengan waktu 45 menit saja, kamu pasti terpesona dengan keragaman kuliner yang diantaranya adalah warisan kuliner dari bertahun-tahun yang lalu.

Selain rasa yang mantap, harganya pun sangat terjangkau. Cukup dengan Rp.5000 sudah bisa mencicipi es mangga atau bandrek susu. Ada juga masakan yang dibuat dengan menggunakan kayu bakar dan anglo yang sudah jarang ditemukan di kota metropolitan.

Menyusuri tempat kuliner di bogor haruslah mengosongkan perut dulu karena dalam satu area kamu bisa menemukan banyak tempat makan yang memiliki ciri khas masing masing. Salah satu contohnya seperti di ranggagading yang terdapat 15 penjual makanan baik dalam bentuk rumah makan, gerobak pikul, ataupun gerobak dorong yang mangkal.

Lain halnya di sekitar suryakencana yang terkenal dengan gang roda dan gang aut yang menyediakan lebih dari puluhan tempat makan sejak tahun 1960-an. Sebagian besar penjual kuliner khas bogor sampai saat ini dijajakan masih oleh sang pendirinya sebagai contoh mak empon yang sudah berjualan hampir 40 tahun di Gang Besi.

Lain kota, lain kabupaten. Sekitar 10 km dari pusat kota bogor ke arah puncak, Beragam tempat makan lebih banyak lagi plus hawa dingin sejuk dan pemandangan gunung yang cantik. Kamu sepertinya harus menginap atau mengunjungi puncak beberapa kali agar bisa mengeksplore seluruh daerah kuliner disini. Selain puncak, daerah sentul dan cibinong juga memiliki kuliner legendaris seperti sate kiloan dan laksa cibinong yang sayang untuk dilewatkan.

Bogor tidak hanya berisi istana bogor dan kebun raya. Di sekitarnya terdapat banyak gedung artefak dengan arsitektur kuno. Kawasan bogor lama memiliki banyak gedung yang memiliki nilai historis tinggi seperti gereja katedral, tugu air mancur, jembatan merah, lapangan sempur kaler, pasar bogor, terminal bus baranangsiang, stasiun kereta api bogor, taman topi, dan kampus IPB.

Jalan suryakencana atau jalan Handelstraat pada zaman belanda merupakan jalan utama di kota bogor karena menjadi bagian dari jalan raya pos yang diprakarsai oleh gubernur jenderal daendels dalam menghubungkan anyer hingga panarukan dengan tujuan untuk mobilisasi tentara serta transportasi logistik pemerintah hindia belanda menghadapi serangan tentara inggris pada waktu itu. Pembangunan kota buitenzorg atau bogor pada waktu itu sangat dipengaruhi peran pemerintah hindia belanda terutama hal penataan kota.

Perkembangan Pecinan dan Kampung Arab

Hingga awal tahun 1970-an kawasan tersebut dikenal menjadi kawasan pecinan karena penduduknya mayoritas adalah warga tionghoa yang bermukim terutama di sekitar jalan padasuka dan gang roda. Adapun kawasan alun-alun bogor atau empang menjadi kawasan pemukiman orang arab atau timur tengah. Sehingga jika dilihat dari tata letak kota dengan pemukiman masing-masing ras yang tersentralisasi ini menyebabkan area tersebut menjadi pusat kuliner dari masing-masing etnis. Sebagai contoh bila kamu ingin mencicipi hidangan masakan cina atau chinese food bisa mengunjungi daerah suryakencana karena disana banyak penjual yang menjajakan masakan khas tionghoa seperti mie bakso, pangsit pengantin, lumpia basah, atau ngohiang. Kemudian jika kamu ingin mencoba masakan khas timur tengah seperti sate kambing atau nasi goreng kambing bisa mampir ke kawasan empang diantaranya yang terkenal yaitu sate pak rebing yang telah berjualan dari 1960-an.

Dalam penjelajahan tempat makan di bogor bersiaplah terpesona dengan ribuan masakan khas yang bisa jadi tidak akan ditemukan di kota lain diantaranya soto mie, bandrek, colenak, soto kuning, laksa, toge goreng, es pala, atau asinan bogor. Pelestarian keunikan makanan khas bogor ini tidak lepas dari warisan yang tetap diteruskan kepada generasi anak sampai cucu. Kesetiaan akan usaha yang mulai dirintis oleh para leluhur nanek dan kakek tidak harus dilandasi oleh keuntungan materi semata namun juga rasa cinta untuk selalu tetap menjaga tradisi nenek moyang.

Beberapa diantaranya dibuat sama dengan tata cara yang sangat amat tradisional puluhan tahun. Toge goreng Mang gebrok contohnya sampai sekarang masih menggunakan arang dan kayu untuk merebus toge meskipun telah berjualan sejak 1970-an. Kemudian tukang mie bakso yang dipikul masih memakai anglo dalam memasak mie baksonya.

Daerah Ciawi Puncak

Meskipun sudah ada tol jakarta bandung via cipularang atau tol bogor sukabumi via bocimi tidak mengurangi kepadatan di sekitar jalan raya ciawi puncak. Tidak lain karena magnet puncak adalah taman safari dan vila berhawa sejuk masih membuat orang jakarta kepincut menghabiskan waktu weekendnya untuk bermacet-macet ria disini. Tempat kuliner mulai banyak dibangun di area ini pada tahun 1970-an sejak indonesia booming harga minyak.

Diantaranya yaitu sate kambing pak kadir megamendung, rumah makan rafless, gumati cafe, dan cimory. Disini kamu bisa memilih tempat makan bergaya barat seperti menu steak sosis dan olahan daging sapi juga yogurt susu murni atau warung makan tradisional lesehan prasmanan semuanya tersedia disini. Plus kawasan ini pun bisa makan sambil melihat pemandangan hijau kebun teh gunung mas yang dingin nan sejuk.

Kawasan Air Mancur Jalan Sudirman dan Jl Pengadilan

Jalan utama ini berada pada sisi kanan istana bogor yang dapat dijumpai aneka jajanan khas bogor. Rumah makan Bogor Permai merupakan restoran warisan kuliner legendaris yang tidak hanya di dalam restorannya tapi juga jajanan warung sekitar pelataran parkir dan sampingnya yang bisa ditemui toge goreng mang gebrok dan es sekoteng siomay pak oyen.

Di sekitar Air Mancur yang merupakan ujung jalan sudirman pada sore hari mulai ramai warung tenda yang menjual bandrek susu. Pada rukonya ada tempat makan sop buntut mang endang dan mak emun kemudian martabak air mancur. Sedangkan di jalan pengadilan arah masuk ke pasar anyar tepatnya seberang gedung telkom terdapat warung makan soto bening dan soto santan yaitu warung soto bening roy, soto pak pendi, dan soto pak uci.

Area Jl Ranggagading Kesatuan

Pada zaman keemasannya, sekitar Jalan ranggagading adalah pusat kegiatan masyarakat bogor karena terdapat bioskop city ranggagading dan sekolah kesatuan. Dulu di depannya sering banyak orang jualan jajanan dan makanan seperti nasi uduk khas bogor, soto kuning, dan laksa.

Meskipun sekarang sekolah kesatuan pindah dan bioskop tutup. Pedagang jajanan masa lalu serta tukang nasi uduk pikul, dan tukang laksa masih berjualan disana.

Kawasan Jalan Surya Kencana Siliwangi

Pada awalnya, masyarakat tionghoa yang tinggal di daerah ini membuat beragam jenis masakan tradisional khas chinese disini berdasarkan resep original dari daratan cina. Seiring berjalannya waktu makanan tionghoa tersebut mulai beradaptasi dengan citarasa sunda dan jawa sehingga terjadi akulturasi racikan kuliner khas jl suryakencana yang tetap diwariskan hingga saat ini seperti laksa gang aut, soto mie ciseeng dan agih, lumpia basah, soto kuning pak mamat dan pak dayat, serta mi tasik.

Warung asinan bogor yang sangat populer pada awalnya berlokasi di daerah ini hingga masuk ke dalam sampai berubah nama menjadi asinan gedung dalam. Hingga akhirnya pada tahun 1990-an asinan bogor pindah ke sukasari di jalan siliwangi lalu berganti nama menjadi pusat jajanan gedung dalam yang didalamnya juga ada roti unyil venus.

Kawasan Jalanan Pajajaran sampai Tajur

Keberadaan jalan pajajaran hingga tajur yang merupakan jalan utama menghubungkan pintu exit tol bogor dengan pusat kota juga menjadi kawasan favorit untuk belanja sekaligus kuliner. Kafe dan factory outlet aneka merek berjejeran di area ini. Padahal dulunya sekitar jalan ini hanya ada tenda warkop yang buka malam hari saja dan tempat belanja fo seperti brasco atau pusat tas tajur, kini lokasi tersebut menjadi jalur surga kuliner bogor dari ujung jambu dua sampai tajur.

Mulai dari restoran sunda mewah seperti gurih 7, bumbu desa dan gili-gili sampai tempat belanja blossom, taman keboen, rumah gaya, istana tas, dan taman kuliner yang membuat kawasan ini setiap weekendnya diserbu oleh para pelancong dari berbagai penjuru.

Bicara mengenai harga, kamu dapat mencoba makan di gerobak atau warung tenda jika budget terbatas. Makan di cafe atan restoran juga bisa menjadi pilihan dengan harga per porsi mulai dari Rp.20.000-an. Menjelajahi sudut kota bogor memang melelahkan namun sangat menantang dan menarik dan tentunya akan terbayar lunas tuntas jika sudah terpuaskan dengan rasa yang menggoyang lidah dan akan teringat sepanjang masa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *