Mahluk Mistis di Tanjakan Selarong Puncak yang Rawan Kecelakaan

Posted on

Tanjakan yang terletak di gadog puncak ini sering masuk berita bukan karena keindahannya namun karena sering terjadi kecelakaan maut yang tak jarang merenggut korban jiwa di lokasi ini. Bahkan, karena saking seringnya terjadi kecelakaan di kawasan ini sampai sampai pemerintah harus membangun jalur penyelamatan di lokasi. Apakah benar sesaat sebelum terjadinya kecelakaan selalu ada pertanda seperti terdengar suara perempuan menangis? Kemudian faktor teknis apa saja yang menyebabkan tanjakan selarong rawan lakalantas?

Menurut salah satu parapsikolog terkemuka yang mengunjungi tanjakan gadog ini. Apabila dilihat dari mata batin mengenai kecelakaan yang rawan terjadi di lokasi ini memiliki keterkaitan antara penampakan nenek tua dan suara perempuan menangis serta hawa pemakaman atau kuburan yang terletak persis di seberang jalur penyelamatan.

Jika dilihat dari kemiringan turunan dan tanjakan yang sebenarnya tidak terlalu ekstrem cenderung landai seharusnya dapat diantisipasi oleh pengemudi yang sering melewati daerah tersebut. Namun, yang menjadi pertanyaan bagi masyarakat sekitar mengapa sering terjadi kecelakaan yang mengakibatkan kematian meskipun tanjakan dan turunan tidak terlalu ekstrim bahkan sampai pihak terkait membuat jalur penyelamat yang bisa juga dianggap menjadi salah satu zona jalur tengkorak di puncak atau dalam bahasa sederhananya rutin meminta korban.

Jembatan Selarong Megamendung

Menurut warga sekitar, biasanya beberapa hari sebelum terjadi kecelakaan terdangar suara tangisan perempuan dengan jelas bahkan sampai ke pemukiman dan warung sekitar jalan raya.

Adapun pihak terkait mengungkapkan bahwa faktor teknis yang menyebabkan rawan kecelakaan di sekitar tanjakan selarong karena tanjakan yang terlalu menanjak sedangkan untuk turunan dari atas terlalu panjang dan tajam. Faktor lainnya berasal dari sisi kendaraan yang sudah tidak layak namun tetap dipaksakan seperti rem yang tidak berfungsi dengan baik.

Batu Nenek Jangkung

Berbicara misteri tanjakan selarong maka akan berhubungan dengan batu nenek jangkung. Cerita warga setempat bahwa dulunya tanjakan selarong hanya satu jalur sebelum adanya pembangunan pelebaran jalan menjadi dua lajur pada tahun 1987. Konon batu misterius yang dikenal warga sebagai batu nenek jangkung tidak bisa dipindahkan ketika proses pembuatan jalan. Selain karena berat dan ukuran batu, masyarakat sekitar percaya bahwa batu tersebut merupakan tempat mahluk ghaib menyerupai sosok nenek tua dengan tubuh yang sangat tinggi bernama mbah epek. Dari cerita warga terkuak bahwa nenek ini selain membesar juga bisa mengecil.

Berdasarkan penuturan supir yang sering melewati tanjakan yang terletak tidak jauh dari penginapan murah di puncak ini, sering kali muncul penampakan perempuan cantik berbaju putih yang terbang sambil menangis. Sumber tangisan itu sendiri konon berasal dari sosok perempuan yang berambut panjang tersebut yang menempati pohon dekat dengan tanjakan. Sosok perempuan ini sering melintas menyeberang dari pohon di dekat jalur penyelamat ke arah rambu jalan yang terletak di seberangnya.

Misteri Penunggu Tanjakan Ciawi Puncak

Konon sosok perempuan ini ingin memperingatkan warga sekitar dengan jeritan tangisannya karena tidak rela sendiri dan mencari teman. Sosok ini memberikan sinyal dari jarak 1 kilometer sebelum tanjakan berupa sinar merah yang menandakan bahwa akan terjadi kecelakaan yang meminta korban meninggal dunia.

Ketika melewati turunan tanjakan selarong disarankan untuk selalu berhati-hati dan waspada dengan mengurangi kecepatan serta tidak lupa untuk selalu berdoa ketika mengemudi agar tidak diganggu oleh mahluk astral. Ketika bepergian melewati jalan angker bagi orang yang beriman memang harus melakukan amal sholeh dengan memperbanyak berdoa agar terhindar dari gangguan mahluk ghaib serta diberikan kemudahan dan kelancaran selama perjalanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *