Temukan Sejuta Rahasia Keindahan Curug Cilontar Pamijahan Leuwiliang

Posted on

Menikmati keindahan alam yang ada di Indonesia adalah kenikmatan tersendiri bagi pencinta alam. Sehingga, banyak orang yang rela mengeluarkan waktu, tenaga dan biaya untuk menikmati hal tersebut. Salah satunya untuk mendatangi Curug Cilontar yang ada di daerah Bogor.

Atau tepatnya, berada di dalam Kaki Gunung Halimun Salak. Tertarik untuk mendatangi tempat ini? penting untuk mengetahui setiap informasi terkait tempat agar perjalanan wisata dapat dilakukan dengan lancar.

Mendatangi Kaki Gunung Halimun Salak bagi kebanyakan orang adalah hal yang menyeramkan. Hal ini karena banyak mitos dan misteri yang meliputi keberadaan gunung dan segala kekayaan alamnya. Tidak heran, jika akhirnya Gunung Salak dan curugnya memiliki sedikit pengunjung. Namun, jika memang berminat mendatangi Gunung Salak dan menikmati curug ini, sebaiknya lakukan sesuai dengan aturan. Apakah aturan yang ada disekitar gunung dan curug?

Tips Mengunjungi Curug Cilontar Kabupaten Bogor

Bagi Anda yang berminat mendatangi tempat ini sebaiknya siapkan beberapa perlengkapan ini. Tujuannya, agar perjalanan lebih lancar dan membuat rasa lelah karena pekerjaan dapat hilang. Berikut informasinya.

  1. Dilarang Berenang di Kawasan Curug

Hal pertama yang harus ditaati adalah mendatangi tempat ini dan hanya menikmati keindahannya. Karena Anda akan dilarang untuk berenang di sekitar kolam curug. Hal ini perlu diperhatikan, karena arus air dalam kolam dapat berubah tanpa ada peringatan sebelumnya.

  • Fisik dan Mental

Untuk mengunjungi tempat ini, Anda harus memperhatikan kesiapan fisik dan mental. Karena perjalanan trackking menuju curug, tidak dapat dilakukan dengan mudah. Perjalanan akan ditempuh dalam waktu yang lama dan jalanan yang licin. Karenanya, mental dan fisik adalah persiapan utama yang harus dilakukan.

  • Dilarang Berbuat Tidak Senonoh

Hal inilah yang penting dan benar-benar harus diperhatikan. Mengingat, terdapat mitos yang melingkupi gunung dan curug. Bagi yang melanggar, tidak jarang terdapat masalah yang terjadi pada perjalanan. Anda dapat mengetahui informasinya, dengan mencari beberapa kejadian yang ada pada curug.

  • Dilarang Memberikan Sesajen

Tidak jarang, ada oknum yang menggunakan kesempatan untuk mencari ilmu “gaib”. Untuk mengatasi masalah tersebut, karenanya tips ini harus dilakukan. Karena tidak hanya berbahaya untuk tamu, hal ini juga akan memberikan dampak untuk kelangsungan hidup masyarakat sekitar tempat wisata.

  • Menjauhi Curug Saat Hujan

Jika sudah menaati beberapa tips diatas, selanjutnya penting untuk memperhatikan tentang keadaan cuaca. Terlebih, saat hujan turun air pada kolam akan ikut meningkat. Karenanya, penting untuk menjauhi kolam dan curug jika hujan turun. Tidak hanya air di kolam yang akan meningkat, perjalanan menuju tempat masuk pun akan sulit dilewati karena kabut dan jalan licin.

Itulah tips-tips yang harus dijalankan selama mendatangi curug. Jika terdapat salah satu tips yang tidak dapat dipenuhi, sebaiknya urungkan niat perjalanan. Sehingga tidak terjadi masalah selagi perjalanan dilakukan.

Rahasia Keindahan Alam Curug Cilontar

Sudah siap dengan segala tips tersebut? Waktunya menikmati keindahan alam yang ada disekitar curug. Untuk mendatangi tempat ini, Anda dapat langsung menuju Kecamatan Leuwiliang. Karen, disinilah curug indah ini berada. Untuk mendatangi daerah ini, sebaiknya persiapkan kendaraan dalam keadaan terbaik. Mengingat, jalur perjalanan yang dilewati cukup terjal dan licin. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan.

  1. Jangan Malu Bertanya

Setelah melewati pintu masuk Gunung Salak, Anda harus menjalani perjalanan dengan berjalan kaki. Jalan yang dilalui cukup jauh, karenanya penting menyiapakn sepatu yang nyaman untuk digunakan. Jika selama perjalanan, terdapat penduduk setempat, sebaiknya tanyakan pada mereka seberapa jauh perjalanan yang akan ditempuh.

  • Selalu Ikuti Petunjuk Arah Resmi

Jika tidak ada penduduk setempat, ikutilah petunjuk yang ada disekitar perjalanan. Bila sudah terdengar suara gemuruh air yang cukup kencang, ini menandakan bahwa perjalanan akan segera berakhir. Dan curug sudah berada didepan mata dan waktunya untuk menikmati segala keindahan yang ada di curug. Sekedar informasi untuk Anda, curug ini akan mengingatkan pada gambar yang ada di lukisan-lukisan. Jika tidak percaya, mari buktikan bersama.

  • Jangan Lupa Bawa Kamera

Hal pertama yang membuktikannya adalah kolam tampungan air curug yang cukup besar. Adapun besarnya, hampir mencapai 7.000 meter persegi. Dari sini Anda dapat melihat kolam yang luas dan dipenuhi dengan batuan besar. Pengunjung yang memang memiliki jiwa seni, tentu dapat melihat keindahan dan kesempatan menikmati alam dari tempat ini. Bahkan, untuk yang senang mengambil foto, maka tempat ini cocok untuk dijadikan pilihan.

  • Jangan Terlalu Ber-euforia

Ketinggian curug yang indah ini mencapai 20 meter lebih. Jadi, setiap keindahan dari curug ini dapat dinikmati dari tempat jauh sekalipun. Untuk melengkapi momen mendatangi tempat ini, sebaiknya siapkan kamera terbaik. Sehingga gambar yang didapat merupakan gambar yang terbaik pula. Selain berfoto, adakah aktivitas lain yang dapat dilakukan di tempat ini? tentunya ada, salah satunya bermain air disekitar batu.

  • Selalu Berdoa Meminta Perlindungan

Perlu diperhatikan, bermain air yang dimaksud bukanlah berenang. Karena kedalaman kolam di curug ini dapat berubah sewaktu-waktu. Terlebih, jika Anda tidak menuruti tips-tips yang telah disampaikan sebelumnya. Bahkan terdapat penduduk yang menyarankan untuk mengucapkan salam terlebih dahulu sebelum beraktivitas di tempat ini. Sehingga, “penunggu” tempat tidak merasa kaget dengan kehadiran dan melaksanakan kegiatan di tempatnya.

  • Bawa Kebutuhan yang Diperlukan

Walaupun cukup sering didatangi pengunjung dan berada disekitar pemukiman, belum tersedia fasilitas memadai disekitar curug. Karenanya, penting untuk mempersiapkan segala kebutuhan sebelum melakukan pemberangkatan ke tempat ini. utamanya, Anda harus mempersiapkan makanan dan minuman untuk dikonsumsi. Hal ini penting, karena perjalanan akan menguras tenaga pengunjung dan harus dipasok secara berkala.

  • Siapkan Suplemen Makanan

Bila perlu, persiapkanlah madu untuk menjaga stamina. Sehingga tidak terjadi kelelahan selagi berwisata. Namun setelah usai bersantap, pastikan untuk membawa kembali sampah yang muncul. Sehingga tempat ini tetap dalam performa terbaik dan dapat dinikmati banyak orang. Selain tidak adanya warung, untuk pengunjung yang ingin menginap kemungkinan akan sulit melakukan hal tersebut.

  • Jangan Pulang Terlalu Larut

Karena disekitar daerah tidak tersedia penginapan ataupun camping ground. Bila memang ingin menginap, kemungkinan terbaiknya adalah menginap dirumah warga atau kepala desa. Namun untuk melakukannya, diperlukan perizinan sebelumnya. Sehingga usaha menginap dapat dilakukan dengan lancar.

  • Bawa Jas Hujan Atau Payung

Untuk menyempurnakan perjalanan, disarankan untuk membawa jas hujan ataupun payung. Karena cuaca di Bogor dapat berubah sewaktu-waktu. Hal inilah yang perlu diantisipasi, agar perjalanan wisata dapat memberikan pengalaman yang maksimal. Serta, kenyamanan perjalanan dan menikmati alam sekitar curug dapat dilakukan lebih menyenangkan dan berkesan.

Pengalaman dan keindahan adalah hal yang takkan tergantikan saat mendatangi Curug Cilontar. Karena banyak kejadian yang akan terjadi, selama mengunjungi tempatnya. Walaupun demikian, tetap perhatikan tips perjalanan sehingga wisata dapat dilakukan dengan menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *