Tempat Wisata Asik buat foto-foto di Kampung Salaka Tamansari

Posted on

Di jaman modern ini telah banyak bermunculan obyek wisata baik alam maupun buatan. Pada dewasa ini obyek wisata buatan pun tak kalah menariknya dengan obyek wisata alam. Hal ini dikarenakan pihak pihak yang membuat dan merancang obyek wisata buatan tersebut tahu akan selera dan minat masyarakat.

Salah satu obyek wisata buatan yang sedang ramai menjadi perbincangan orang adalah Kampung Salaka.

Kampung wisata salaka sebenarnya termasuk obyek wisata alam karena mengandalkan kekayaan alam di sekitarnya. Namun destinasi ini juga dapat dikatakan obyek wisata buatan karena ada sebagian wahana atau fasilitas penunjang yang yang dibuat oleh manusia. Penasaran tentang bagaimana keadaan kampung wisata ini? Langsung saja menyimak uraian berikut.

Sejarah berdirinya Kampung Salaka

Kampung wisata ini awalnya adalah sebuah lahan kosong yang cukup luas di kaki Gunung Salak kota Bogor. Lahan kosong tersebut dimiliki oleh penduduk kota Bogor. Pemiliki lahan tersebut memiliki ide untuk memanfaatkan lahan kosong miliknya agar lebih bermanfaat. Lambat laun pemilik lahan kosong memutuskan untuk mengelola tempat tersebut menjadi sebuah kampung wisata yang dapat dinikmati oleh warga desa sekitar. Proses pembangunan tidak memakan waktu yang cukup lama.

Pengelola tempat wisata tersebuut mengusung tema yang sedang hits di kalangan anak remaja yaitu dengan memperbanyak lokasi atau spot foto. Setelah pembangunan selesai, pada awalnya Kampung Salaka hanya ditujukan oleh warga sekitar. Namun karena banyaknya omongan dan review dari mantan pengunjung yang membeberkan bahwa kampung wisata ini sangatlah indah dan fotogenic akhirnya banyak masyarakat Bogor yang berbondong bondong datang mengunjunginya.

Nama Salaka sendiri dicetuskan oleh pemiliki lahan. Sebenarnya Salaka berasal dari kata Gunung Salak yang menjadi ikon kota Bogor. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan kampung wisata salaka terletak di kaki gunung Salak yang menjulang tinggi.

Lokasi dari Kampung Wisata Salaka

Setelah mengetahui sejarahnya, kini giliran para pembaca tahu dimana lokasinya. Kampung Salaka terletak di Desa Sukajadi, Kecamatan Ciapus, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Untuk bisa sampai di kampung wisata salaka para calon pengunjung harus menempuh jarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Bogor. Anda juga akan menghabiskan waktu sekitar 20 sampai 30 menit saja.

Untuk lokasinya sendiri sangat mudah untuk ditemukan. Memang kampung wisata salaka terletak di kaki Gunung Salak, namun tidak membuat lokasi kampung wisata ini sulit dicari. Para calon pengunjung dapat menggunakan aplikasi peta canggih yaitu google maps atau bertanya kepada warga sekitar.

Akses dan Rute Untuk Menuju Kampung Salaka

Mengetahui akses dan rute sebelum mengunjungi suatu tempat tentunya sangat penting. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya hal hal yang tidak diinginkan seperti contoh tersesat. Untuk rute menuju kampung wisata salaka sendiri sangatlah mudah. Para calon pengunjung harus melewati kebon Pedes dan daerah Pajajaran.

Setelah itu Anda harus menuju ke kecamatan Sukasari yang melewati Bogor Nirwana Residence dan Batu Tulis. Sesampainya di kecamatan Ciapus, para pengunjung harus mengikuti petunjuk arah untuk menuju Pura Agung Parahyangan. Lokasi dari kampung wisata salaka berjarak kurang lebih 300 sampai 400 meter dari Pura Agung Parahyangan. Cukup mudah bukan?

Kemudian untuk aksesnya sendiri para pengunjung juga tidak perlu merasa khawatir. Akses menuju kampung wisata salaka sangat bagus dan mudah. Jalan raya yang dilewatipun halus hampir tidak ada lobang. Namun memang, para pengunjung harus melewati jalan yang naik turun dan cukup berliku. Karena memang kampung wisata ini terletak pada kaki gunung Salak.

Harga Tiket Masuk Kampung Wisata Salaka

Untuk menjaga kenyamanan dan keamanan, para pengunjung akan di bebankan tiket masuk. Tiket masuk kampung salaka dibandrol dengan harga 15.000 rupiah saja per orangnya. Harga yang cukup murah bukan untuk ukuran tiket masuk obyek wisata? Dengan 15.000 rupiah para pengunjung dapat menikmati keindahan pemandangan kampoeng salaka. Tidak hanya itu Anda juga dapat berfoto di spot foto yang telah disediakan.

Selain tiket masuk, para pengunjung juga akan dibebankan biaya parkir. Biaya parkir untuk kendaraan roda empat sebesar 10.000 rupiah saja, sedangkan kendaraan roda dua 5000 rupiah saja. Yang berbeda dengan obyek wisata lainya adalah, kampung wisata salaka buka setiap hari selama 24 jam. Jadi Anda bisa mengunjungi kampung wisata ini kapanpun Anda mau.

Fasilitas Pendukung Yang Ada Di Kampung Wisata Salaka

Setelah mengetahui banyak informasi mengenai kampung wisata salaka mulai dari sejarah, lokasi, akses dan ruute sampai harga tiket masuknya, kini saatnya para pembaca mengetahui apa saja fasilitas yang terdapat di kampung wisata ini. Lets check it!

  1. Berbagai macam spot foto

Yang menjadi tujuan utama para pengunjung mengunjungi kampung wisata salaka adalah untuk mengabadikan diri di spot foto yang telah disediakan. Ada berbagai spot foto di kampung wisata ini seperti miniatur love yang cukup besar dan sayap kupu kupu. Untuk miniatur gambar hati atau love sendiri berukuran cukup besar. Yaitu dengan tinggi kira kira 2,5 meter. Para pengunjung bisa befoto di miniatur love ini. Yang membuat menarik adalah miniatur love ini dihias dengan bunga dan lampu hias yang sangat indah.

Tidak hanya itu posisi dari miniatur love membelakangi pemAndangan kota Bogor sehingga jika Anda berfoto di miniatur tersebut akan tampak pemAndangan kota Bogor yang indah. Tidak hanya itu, miniatur love lebih indah dinikmati pada malam hari karena lampu hias yang menghiasinya akan menyala yang membuat foto Anda semakin instagramable.

Selain miniatur love, ada juga miniatur sayap kupu-kupu. Saya kupu kupu ini dibuat dengan ukurang yang cukup besar. Para pengunjung dapat berfoto di tengah sayap kupu kupu tersebut. Usahakan orang yang menjepret foto Anda berada pada angle ya tepat sehingga Anda tampak terlihat seperti memiliki sayap. Masih banyak lagi spot foto yang bisa Anda nikmati, penasaran? Segeralah datang ke kampung wisata salaka.

  • Toilet umum dan warung

Kampung wisata salaka juga menyediakan fasilitas penunjang salah satunya adlaah toilet umum dan warung. Warung yang ada di kampung wisata tersebut menjual aneka makanan dan minuman yang lezat dan berharga cukup murah. Makanan dan minuman yang dijual antara lain seperti camilan, gorengan, soto, bakso, nasi goreng dan masih banyak lainya.

  • Tempat parkir yang luas

Beberapa obyek wisata memang tidak memiliki tempat parkir yang luas karena keterbatasan lahan. Namun berbeda dengan kampung wisata salaka, obyek wisata ini memiliki lahan parkir yag cukup luas. Tidak hanya itu ada banyak petugas parkir yang menjaga kendaraan Anda. Jadi para pengunjung tidak perlu merasa khawatir karena kendaraan yang diparkirkan akan aman.

Sebenarnya masih banyak fasilitas pendukung yang ada di kampung salaka, namun karena keterbatasan ruang disini hanya menjelaskan garis besarnya saja. Uraian diatas semoga dapat menambah wawasan para pembaca dimanapun Anda berada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *